dia tidak tampan,
biasa-biasa saja,
tidak ada yang spesial saat pertama melihatnya
tapi ternyata aku salah,
salah besar
dia itu spesial,
bukan biasa saja
saat dia memainkan biolanya, yang keluar tidak hanya sekedar nada-nada indah
namun nada-nada itu bisa membuat seseorang yang mendengarnya merasakan berbagai macam perasaan yang ada di hati
dan hal itu berlaku untukku
juga untuk teman-temanku
saat aku mendengarnya bermain,
aku merasa suasana di sekitarku menjadi indah dan bahagia
dan aku merasa ingin terus menatapnya sambil mendengarkan permainannya
namun waktu tetap berjalan
sudah sampai saatnya aku berpisah dengannya
tak tahu kapan lagi akan bertemu
tapi hatiku masih menyimpan secuil harapan
harapan yang kuharap bisa menjadi kenyataan



July 25th, 2008 at 5:52 am
ciieeee…. :)
July 25th, 2008 at 8:18 pm
aduh malu..