HUh… bingung bangget nie.. Benci tapi cinta,, kayak lagunya Radja ajah.. Oh Tuhan,, apa yang harus kuperbuat??
jadi begini ceritanya….. Saya sedang berlatih piano untuk ujian grade 5 saya,, trus saya hrus memainkan 1 lagu jazz/blues dlm rangka memenuhi persyaratan u/ lulus.. Saya sudah memilih satu lagu blues yang menurut saya ciamik bangget,, trus kmudian saya ingat instruksi guru piano saya yang mengatakan bahwa saya harus begini,, begitu,, begindang,, dst…
Saya sebal sekali.. Hey! ini lagu blues,, lagu dimana kita harus memainkannya dengan hati yang bebas.. Kalau disuruh begini-begitu-begindang bagaimana bisa bebas hati saya? Huh.. Kmudian saya teringat lagi dengan guru koor di lingkungan. Beliau adalah tipe orang bebas, orang yang tidak peduli dengan aturan ini-itu. Kebetulan beliau menemukan bakat saya dalam bidang musik, lalu ia mengajarkan bagaimana cara berimprovisasi dengan lagu supaya saya tidak terlalu kaku dalam bermain piano. Ia juga bilang bahwa kalau terus menerus ikut klasik, saya tidak akan bisa berkembang.
Tapi tidak bisa saya pungkiri, saya masih cinta dengan klasik, walaupun banyak aturan yang sangat strict. Bagaimana ini? Apa yang harus saya lakukan?
Dilema hati seorang Indah, temukan jawabannya nanti! Tunggu tanggal mainnya!


